Rumah Dunia: Suaka Para Pemimpi

“Kalau bukan karena mimpi, orang seperti kita ini sudah mati, Kal! ~ Arai, Sang Pemimpi

Kalau kamu terlahir dari bapak seorang kuli bangunan. Ibu kuli cuci. Tumbuh besar di kawasan pinggiran kota Jakarta. Memangnya apa yang berhak kamu impikan? Seandainya sedari kecil saya tidak dianugrahi kegemaran membaca buku-buku cerita anak… Entah lah. Mungkin saya tak akan berani bermimpi yang muluk-muluk. Semisal mengangankan menjadi presiden, filsuf besar, atau CEO sebuah perusahaan kredit panci multinasional. Baca lebih lanjut

Ada Apa di Balik Jendelamu?

Selewat, keberadaan jendela itu serupa buah melinjo pada sayur asem. Kebanyakan orang tidak memakan buah-buah melinjo ini. Lalu kenapa sih masih saja ada buah melinjo dalam sayur asem? Bikin ribet doang! Di Jakarta, karena keterbatasan lahan, banyak rumah-rumah tanpa jendela. Terbukti jendela bukan bagian primer dari sebuah bangunan. Lantas kenapa ya, harus ada jendela? Baca lebih lanjut