Seri Esai Heal Our Music [2]

Download Musik Ilegal, Apa Kata Dunia?

Elo bilang gaul abiez…, Starbucks Café berasa your own backyard, tangan kanan sibuk me-massage (maksudnya mijit lho, hehe) BlackBerry Torch, jemari kiri dengan elegan mengelus retina display screen-nya iPhone 4, lalu di hadapan lo sebuah iPad tersenyum manis; tetapi pada saat yang sama dia lagi asik menikmati lagu-lagu dari hasil mendownload geratisan di sebuah situs tidak resmi; hellooo…, please dong, APA KATA DUNIA?! Jika ada hal yang lebih membuat kita malu pada dunia dibanding tidak membayar pajak, hal itu adalah mendownload musik secara ilegal! Baca lebih lanjut

Iklan

Seri Esai Heal Our Music [1]

Mr. President! Medict! Mbah Dukun! Anybody…, Help! Heal Our Music, Please…!

2012 mungkin dunia kita belum benar-benar kiamat seperti yang diramalkan suku-bangsa Maya. So, kenapa gue sampai ngejerit-jerit histeris meminta tanggap darurat di judul tulisan? Inilah faktanya kawan, ada sesuatu yang tidak kalah mengerikan tengah terjadi dalam keseharian, berikut ini gejalanya: pembajakan kaset dan cd sukses menjadi parasit yang membunuh inangnya, mengunduh musik illegal serasa menikmati snack dan menyeruput softdrink halal; akibatnya banyak label dan toko musik bangkrut; diperparah lagi dengan fakta setiap jiwa terancam hampir di setiap konser musik dan pentas seni; sementara penegak hukum masih berkutat pada kasus century, jaringan teroris, dan yang teranyar kepolisian tengah disibukan misteri wig yang dipakai seorang mafia dirjen pajak. Ya, jika kita menyangka dunia musik Indonesia baik-baik saja, sungguh ini sebuah dosa massal. Nasib industri musik juga kasus pembajakan bukan prioritas bagi pemerintah dan penegak hukum. Mungkin tidak di tahun 2012, tapi percayalah, ‘kiamat’ sudah dekat bagi Industri musik konvensional kita. Baca lebih lanjut